Bila Anda terjun di dunia saham, pilihannya ada dua yaitu menjadi trader atau
menjadi investor. Setiap pilihan memiliki kelebihan dan keurangan
masing-masing. Tetapi sejarah sudah membuktikan bahwa seorang investor saham
mampu menjadi manusia terkaya sejagat. Anda pasti sudah tahu namanya. Ya,
betul, Warren Buffet. Beliau memang boleh dibilang seorang investor sejati.
Untuk menggambarkan betapa hebatnya Warren Buffet, mari kita lihat contoh
berikut. Investasi $ 10.000 dalam Berkshire
Hathaway pada 1965, tahun dimana Warren Buffet mengambil alih, akan tumbuh
menjadi senilai hampir $ 30 juta dari 2005? Sebagai perbandingan, $ 10.000
dalam S & P 500 akan tumbuh menjadi hanya sekitar $ 500.000.
Warren
Edward Buffett (lahir di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, 30 Agustus
1930; umur 81 tahun) adalah seorang investor dan pengusaha Amerika Serikat.
Ia memiliki julukan Oracle of Omaha; Buffett telah
mengumpulkan kekayaan yang sangat besar dari kecerdikannya berinvestasi melalui
perusahaannya Berkshire Hathaway, di mana dia memegang 38% saham. Dengan
perkiraan pendapatan bersih US$44 miliar pada 2005, dia menduduki urutan kedua
sebagai orang terkaya kedua dunia menurut Forbes, di belakang Bill Gates.
Setelah selama bertahun-tahun menjadi manusia paling kaya sejagad, akhirnya
dominasi Bill Gates harus tergeser oleh Warren Buffett sebagai manusia paling
kaya di dunia versi majalah Forbes. Kekayaan Buffett pada tahun 2008 sekitar
US$ 62 miliar. Menurut majalah Forbes kekayaannya meningkat US$ 10 milyar pada
saat yang sama menjadi US$ 62 Miliar, sungguh fantastis ini mengalahkan Bill
Gates yang pencapaianya di bawah buffet yaitu hanya meningkat US$ 2
Milyar/tahun pada saat yang sama menjadi US$ 58 Milyar.
Langkah strategis Buffet dimulai saat ia membeli saham perusahaan tekstil
Berkshire Hathaway pada tahun 1962 seharga US$ 8 per lembar. Tiga tahun
kemudian, ia berhasil menjadi pemegang saham terbesar perusahaan tersebut. Ia
memasukkan uang perusahaan yang menganggur ke dalam investasi, misalnya dengan
membeli perusahaan asuransi, perusahaan permata, utilitas dan makanan. Kini,
setelah 46 tahun, saham kelas A Berkshire Hathaway telah meroket luar biasa,
dan sempat mencapai US$ 150.000 per lembar saham. Melalui perusahaan ini pula,
ia dapat menguasai saham beberapa perusahaan kelas dunia seperti Coca Cola,
Anheuser-Busch, WellFargo dan Kraft Food.
Intinya strategi investasi yang digunakan Warren Buffet sebenarnya sangat
sederhana. Caranya Anda membeli saham perusahaan yang Anda anggap
memiliki prospek. Tidak peduli saham itu nilainya turun, indeks
anjlok, selama Anda yakin pada prospek perusahaan tersebut, saham itu Anda
kempit terus sampai tua, bahkan kalau perlu bisa menjadi warisan untuk anak
cucu. Strategi ini membutuhkan kesabaran ekstra. Tapi, jika berhasil keuntungan
yang diperoleh akan berlipat ganda.
Pasar modal Indonesia merupakan suatu wadah yang bisa menjembatani
antara perusahaan public dengan para investor. Dengan mekanisme yang ada, yaitu
perusahaan public mencari pembiayaan untuk berlangsungnya suatu bisnis dan
sebaliknya para investor menyisihkan sebagian dananya untuk berinvestasi pada
perusahaan public tersebut. nah, saat ini kami akan membahas dari segi
investor, yang pastinya tujuan investor untuk berinvestasi adalah memperoleh
pertumbuhan dari dana yang diinvestasikan.
sangat banyak orang yang pendapatannya berlebih dan bingung untuk
mulai berinvestasi, terutama pada pasar modal. Banyak factor yang menyebabkan
terjadinya hal tersebut, seperti kurangnya sosialisasi dan edukasi tentang
pasar modal juga produk yang dimiliki, yang kedua masih banyak pandangan
masyarakat yang menganggap pasar modal adalah judi, serta ketakutan lainnya
seperti kerugian dan resiko saat berinvestasi di pasar modal.
Menurut pandangan kami, selaku mahasiswa yang menekuni industry ini,
pasar modal adalah tempat yang bisa memenuhi semua watak atau keinginan dari
sang investor, maka industry ini cenderung bagaikan pisau bermata dua. Berbagai
saham yang tercatat pada bursa efek Indonesia dapat memenuhi kebutuhan investor
dari watak penghindar resiko, normal, dan maniak resiko. Ibarat sebuah
restaurant pasar modal menyediakan berbagai menu sesuai selera konsumen, namun
dari berbagai menu tersebut pasti ada sisi negatifnya, seperti penyakit
kolesterol, diabetes dll, umumnya ada konsumen yang menyadari akan hal tersebut
dan berhati-hati dalam memilih menu, namun ada juga konsumen yang hanya
memikirkan nikmat dari rasa menu yang tersedia tanpa memikirkan akibat atau
resiko setelah mengkonsumsi menu tersebut.
Nah begitu pula saat berinvestasi dipasar modal, yang bisa menentukan
arah atau tujuan berinvestasi adalah para investor itu sendiri, pasar modal
hanya sebagai sarana layaknya restaurant di atas.
Kalau kesadaran ini sudah tertanam dalam diri masing-masing investor
maka permasalahan diatas tidak akan menjadi beban investor untuk memasuki
industry ini. Malah para investor akan bisa meminimalisir resiko yang ada.
Kami sebagai mahasiswa analis efek AKA STIE BISNIS INDONESIA yang
berkecimpung dalam industry ini akan berbagi sedikit pengalaman dan tips untuk
pembaca apabila sudah memiliki kesadaran untuk berinvestasi di pasar modal,
walaupun mungkin pengalaman kami belum sehebat professional di bidang ini,
namun semoga bisa bermanfaat untuk pembaca sekalian.
Dari pembelajaran dosen dan buku yang kami pelajari banyak sekali pengetahuan
yang didapat untuk meminimalisir resiko pada industry ini, berikut kami akan
jelaskan satu persatu tips tersebut :
1.Tentukanlah tujuan dan jangka
waktu investasi yang pembaca inginkan, seperti pertumbuhan modal dan penyebaran
resiko keuangan. Serta kenali pribadi kita apakah ingin menjadi investor atau
trader, karena ini juga untuk menentukan apakah kita termasuk yangmenyukai resiko tinggi atau biasa saja atau
ambil aman saja. Dan ingat selalu “High
Risk High Return”
2.Dengan membeli
saham berarti kita bisa disebut sebagai pemilik perusahaan tersebut.Jadi kita
harus mengetahui seluk beluk perusahaan tersebut. Ada kutipan dari seorang
pemain besar di dunia psar modal “Kita tidak perlu jenius untuk
berinvestasi bagus. Kita tidak perlu menjadi ilmuwan yang paham tentang seluk
beluk investasi. Investasi bukanlah sebuah permainan bahwa orang yang punya IQ
tinggi bisa mengalahkan IQ rendah. Namun untuk bisa berinvestasi, kita hanya
perlu mengerti dan paham tentang pasar, portofolio, dan seluk beluk perusahaannya”(Warrant
Buffet). Dengan
tertanam hal tersebut kita akan selalu memilah perusahaan yang memiliki bisnis
terbaik menurut anda dan tidak secara asal dalam membeli saham perusahaan.
3.Bagi investor pemula yang awam
tentang pengetahuan suatu perusahaan bisa Manfaatkan jasa professional apabila belum mengetahui investasi,
seperti menggunakan jasa broker, dari penjelasan
tersebut kita akan bisa mengambil keputusan apakah mengambil saham tersebut
atau tidak. Untuk mendapatkan broker yang
bagus maka cari Perusahaan Sekuritas yang bagus juga.
4.Apabila anda telah memilih
suatu perusahaan dan telah menginvestasikan dana anda maka langkah selanjutnya
anda bisa memantau perkembangan bisnis dari perusahaan anda dengan mengikuti
RUPS (Rapat umum pemegang saham). Dengan hadir dalam rapat tersebut anda akan
mendapatkan pandangan yang jelas tentang bagaimana perkembangan management
perusahaan, keunggulan perusahaan dibanding perusahaan lainnya, proyeksi bisnis
suatu perusahaan kedepan serta jika ada isu-isu kita bisa menghubungi Corporate Secretary.
Mungkin sekian tips dari kami
untuk para pembaca sekalian, kedepannya fasilitas social media ini akan kami
gunakan untuk memberikan rekomendasi beberapa perusahaan yang tercatat di bursa
efek dari segi keuangan perusahaan dan dari segi pergerakan harga yang terjadi.
Analisis
Fudamental, diibaratkan seperti seseorang memilih pendamping hidup untuk selama
hidupnya, ia harus benar-benar memperhatikan watak dan sifat calon pasangannya,
tidak sekedar penampilan luarnya yang menarik. Seorang penganut fudamental
membeli saham ibarat memilih pasangan hidup yangbenar-benar baik untuk semasa hidupnya atau
untuk investasi jangka panjang.
Dengan
mengetahui persis siapa “pendamping hidupnya”, dia tidak akan banyak
terpengaruh dengan isu dan rumor yang mungkin saja berpengaruh terhadap harga
saham tersebut. Ia akan merasa “sayang” untuk menjual saham yang telah dia
pilih sebagai pendamping hidupnya, telah diyakini akan kinerjaprospeknya akan semakin baik dimasa yang akan
datang.
Apa saja yang
harus diperhatikan oleh investor dalam analisis fudamental:
1.Laporan
Keuangan Perusahaan
Laporan keuangan adalah laporan mengenai
kondisi keuangan suatu perusahaan. Dengan melihat laporan keuangan perusahaan
tersebut sama dengan melihat apa saja yang sudah dikonsumsi oleh perusahaan
tersebut.
Komponen dalam laporan keuangan:
oNeraca (Balance Sheet)
Melalui
neraca, kita dapat melihat kekayaan perusahaan tersebut melalui aktiva dan
hutang hutang yang dimiliki perusahaan tersebut pada bagian passiva. Serta,
investasi apa yng telah dimiliki oleh perusahaan.
oLaporan Laba-Rugi (Income Statement)
Dalam
laporan laba rugi dipergunakan untuk menggambarkan informasi mengenai
penghasilan, biaya, dan pendapatan bersih perusahaan dan menghasilkan laba
dalam periode tertentu.
oLaporan Arus-Kas (Cash-Flow Statement)
Dalam
laporan ini memberikan gambaran mengenai arus kas yang keluar dan masuk
perusahaan dalam setahun.
2.Penilaian
Perusahaan
Setelah
melihat laporan keuangan,hal yang harus dilakukan adalah melakukan penilaian
terhadap perusahaan tersebut dengan analisa ratio.
oRatio Likuiditas
Ratio
ini dilakukan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka
pendek.
a.Current
Ratio
Ratio
ini menunjukan kewajiban lancar (jangka pendek) yang harus dibayarkan dengan
menggunakan aset lancar. Semakin tinggi nilai current ratio, semakin tinggi
kemampuan perusahaan tersebut untuk membayar utang jangka pendeknya.
b.Quick
Ratio
Mengukur
apakah perusahaan mempunyai asset lancar (tanpa menjual persediaan) untuk
menutup kewajiban jangka oendek. Semakin tinggi quick ratio, semakin baik
kondisi keuangan perusahaan tersebut.
oRatio Solvibilitas
Ratio
ini digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi seluruh
kewajiban finansial baik jangka pendek manupun jangka panjang.
a.Debt to
Equity (DER)
Menunujukkan
sejauh mana modal sendiri untuk membayar seluruh utang.
b.Debt to
Capital Asset
Mengukur
bagian bagian aktiva yang digunakan untuk menjamin keseluruhan kewajiban.
3.Ratio
Saham/Pasar
Dalam
ratio ini, digunakan untuk menunjukkan bagian dari laba perusahaan, debiden,
dan modal yang dibagikan pada setiap saham.
oEarning Per Share
oPrice Earning Ratio
Saham dan Jenis-jenis Saham
Mari kita kupas disini..
Saham adalah tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan
dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Wujud saham adalah
selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah
pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut. Porsi
kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di
perusahaan tersebut (Darmadji dan Fakhruddin, 2001: 5).
1. Ditinjau dari segi kemampuan dalam hak tagih atau klaim
a. Saham Biasa (common stock)
Mewakili klaim kepemilikan pada penghasilan dan aktiva yang dimiliki perusahaan
Pemegang saham biasa memiliki kewajiban yang terbatas. Artinya, jika
perusahaan bangkrut, kerugian maksimum yang ditanggung oleh pemegang
saham adalah sebesar investasi pada saham tersebut.
b. Saham Preferen (Preferred Stock)
Saham yang memiliki karakteristik gabungan antara obligasi dan saham
biasa, karena bisa menghasilkan pendapatan tetap (seperti bunga
obligasi), tetapi juga bisa tidak mendatangkan hasil, seperti yang
dikehendaki investor.
Serupa saham biasa karena mewakili kepemilikan ekuitas dan
diterbitkan tanpa tanggal jatuh tempo yang tertulis di atas lembaran
saham tersebut; dan membayar deviden.
Persamaannya dengan obligasi adalah adanya klaim atas laba dan
aktiva sebelumnya, devidennya tetap selama masa berlaku dari saham, dan
memiliki hak tebus dan dapat dipertukarkan (convertible) dengan saham biasa.
2. Ditinjau dari cara peralihannya
a. Saham Atas Unjuk (Bearer Stocks)
Pada saham tersebut tidak tertulis nama pemiliknya, agar mudah dipindahtangankan dari satu investor ke investor lainnya.
Secara hukum, siapa yang memegang saham tersebut, maka dialah diakui sebagai pemiliknya dan berhak untuk ikut hadir dalam RUPS.
b. Saham Atas Nama (Registered Stocks)
Merupakan saham yang ditulis dengan jelas siapa nama pemiliknya, di mana cara peralihannya harus melalui prosedur tertentu.
3. Ditinjau dari kinerja perdagangan
a. Blue – Chip Stocks
Saham biasa dari suatu perusahaan yang memiliki reputasi tinggi, sebagai leader di industri sejenis, memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen.
b. Income Stocks
Saham dari suatu emiten yang memiliki kemampuan membayar dividen
lebih tinggi dari rata- rata dividen yang dibayarkan pada tahun
sebelumnya.
Emiten seperti ini biasanya mampu menciptakan pendapatan yang lebih tinggi dan secara teratur membagikan dividen tunai.
Emiten ini tidak suka menekan laba dan tidak mementingkan potensi.
c. Growth Stocks
(Well – Known)
Saham – saham dari emiten yang memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi, sebagai leader di industri sejenis yang mempunyai reputasi tinggi.
(Lesser – Known)
Saham dari emiten yang tidak sebagai leader dalam industri, namun memiliki ciri growth stock. Umumnya saham ini berasal dari daerah dan kurang populer di kalangan emiten.
d. Speculative Stock
Saham suatu perusahaan yang tidak bisa secara konsisten memperoleh
penghasilan dari tahun ke tahun, akan tetapi mempunyai kemungkinan
penghasilan yang tinggi di masa mendatang, meskipun belum pasti.
e. Counter Cyclical Stockss
Saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum.
Pada saat resesi ekonomi, harga saham ini tetap tinggi, di mana
emitennya mampu memberikan dividen yang tinggi sebagai akibat dari
kemampuan emiten dalam memperoleh penghasilan yang tinggi pada masa
resesi.
Dan yang terbaru jenis saham yang diperdagangkan di BEI , yaitu ETF
(Exchange Trade Fund) adalah gabungan reksadana terbuka dengan saham dan
pembelian di bursa seperti halnya saham di pasar modal bukan di Manajer
Investasi (MI).
perbedaan antara saham preferen dengan saham biasa:
Pada saham biasa mendapatkan hak untuk memilih direksi dan kebijakan tertentu, sedangkan preferen tidak (kecuali dalam situasi tertentu).
Deviden pada saham biasa tergantung kinerja perusahaan, kalau baik
mereka akan medapatkan keuntungan setimpal, bigitupun sebaliknya. Tapi
untuk saham preferen sudah ditetapkan devidennya.
Jika perusahaan gulung tikar atau dilikuidasi, dalam hal
pengembalian investasi, pemegang saham preferenlah yang diutamakan
dibandingkan dengan pemegang saham biasa.
Pada pemegang saham biasa diberi hak untuk memesan kembali, sehingga
dapat memelihara proporsi kepemilikan perusahaan, kalau preferen tidak.
Agar terhindar dari kerugian yang besar dalam berinvestasi saham
Anda harus cermat dalam memilih saham-saham yang akan dibeli. Anda
harus mengenali dan memahami terlebih dahulu jenis-jenis saham yang ada
di bursa. Semoga bermanfaat.
Jumat, 07 Juni 2013
PILIH YANG MANA, INVESTASI SAHAM ATAU DEPOSITO ??
Ada berbagai macam produk investasi yang dapat kita pilih, mulai dari
tabungan, deposito hingga reksadana. Semua produk itu memiliki
kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Namun pada prinsipnya, jika kita mau berinvestasi maka kita harus mampu menyisihkan sebagian dari pendapatan atau penghasilan kita secara berkala dan rutin.
Investasi berupa deposito adalah kegiatan menyimpan
dana pada suatu bank dalam periode tertentu. Dana hanya bisa ditarik bila telah
jatuh tempo. Keuntungan investasi yang berupa deposito adalah bunga yang
diterima lebih besar dari tabungan dan resiko relatif aman. Kekurangan investasi
deposito adalah tidak bisa menarik dana sewaktu-waktu, jika dilakukan akan kena
penalti (dipotong). Selain itu, jika dibandingkan dengan investasi lain dalam
rentang waktu yang sama, profitnya sangat kecil.
Sedangkan investasi berupa saham adalah suatu investasi kepemilikan suatu
usaha/perusahaan. Dalam berinvestasi jenis ini, kita memberikan sejumlah dana
(berdasarkan harga saham) yang akan dijadikan modal untuk perusahaan tersebut
beroperasi. Bila perusahaan mendapat profit dalam suatu masa, maka keuntungan
yang disebut deviden tersebut akan diterima oleh para pemegang saham
berdasarkan jumlah saham yang ia miliki di perusahaan tersebut. Keuntungan
berinvestasi model saham adalah dapat mendatangkan keuntungan yang besar dengan
hanya modal yang kecil bila harga saham perusahaan tersebut naik. Kerugiannya adalah
mempunyai resiko kehilangan dana yang besar pula. Investasi ini menuntut kita
untuk selalu mengikuti pergerakan saham untuk meminimalisir kerugian. Selain itu kita juga bisa mendapatkan dividen yang Merupakan keuntungan perusahaan yang di bagikan kepada para pemegang
saham. Biasanya tidak seluruh keuntungan perusahaan dibagkan kepada
pemegang saham, tetapi ada bagian yang ditanam kembali.Besarnya
dividen yang Anda terima ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS) perusahaan tersebut. Namun yang perlu dicatat adalah bahwa kebijakan dividen perusahaan
tidak selalu membagikan dividen kepada para pemegang saham tetapi
tergantung kapada kondisi perusahaan itu sendiri (khususnya berkaitan
dengan keuntungan yang diraih). Artinya jika perusahaan mengalami
kerugian tentu saja dividen tidak akan dibagikan pada tahun berjalan
tersebut.
So, yang manakah yang anda pilih ?
Tentu saja, semakin besar keinginan anda untuk mendapatkan keuntungan maka semakin besar juga resiko yang bakalan diterima. Mau ?
Sekarang blog ini sudah aktif kembali setelah oprec HIMA periode 2013-2014 selesai. Semua berita atau informasi yang akan di publishing tidak hanya di blog tapi juga ada di social media lainnya.
Selamat untuk mahasiswa/i HIMA baru yang telah diterima. Semoga kita bisa menjadikan HIMA 2013-2014 lebih baik dan bisa memperbaiki/melengkapi kekurangan di periode sebelumnya.
Hai mahasiswa dan mahasiswi Analis Efek diberitahukan bahwa pelaksanaan tutus minggu ini adalah terakhit untuk pendaftaran yaitu hari Jumat 07 Juni 2013.
Bagi yang berminat hanya Rp 10.000 untuk mendaftar.
Info lebih lanjut bisa hubungi Nia (085710554452)
Ayo yang ingin menghadapi USP berlatih soal-soal USP yaaa dan jangan lupa segera daftar !!